RPB Gelar Workshop Integrasi Pembelajaran STEM dalam Pembelajaran Mendalam, Perkuat Kolaborasi Pendidikan di Bondowoso


 


Bondowoso, SDAGA NEWS - Relawan Pendidikan Bondowoso (RPB) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong inovasi dan kolaborasi pendidikan melalui penyelenggaraan Workshop Pendidikan bertema “Integrasi Pembelajaran STEM pada Implementasi Pembelajaran Mendalam (Intrakurikuler dan Kokurikuler)” pada 31 Oktober 2026. Kegiatan ini bertempat di UPTD SPF SDN Dabasah 3 Bondowoso.

Workshop menghadirkan Andreas Setiyono, Training of Trainers (ToT) Calon Fasilitator Kelompok Kerja Pembelajaran Mendalam (PM) bagi Kepala Satuan Pendidikan Kesetaraan dari Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Jawa Timur. Kehadirannya diharapkan dapat memperkaya wawasan dan kompetensi pendidik dalam mengintegrasikan pendekatan STEM dengan implementasi pembelajaran mendalam di satuan pendidikan.

Integrasi STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) menjadi salah satu pendekatan yang relevan untuk mendorong pembelajaran yang kontekstual, kolaboratif, dan berorientasi pada pemecahan masalah. Melalui pendekatan ini, peserta didik didorong untuk menghubungkan konsep-konsep lintas disiplin ilmu dengan persoalan nyata di lingkungan sekitar.

Dalam konteks pembelajaran mendalam, integrasi STEM dapat menjadi peluang untuk memperkuat pengalaman belajar, baik melalui kegiatan intrakurikuler maupun kokurikuler. Guru diharapkan mampu merancang kegiatan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan penerapan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.

Workshop ini diikuti oleh guru-guru SDN Dabasah 3 Bondowoso, guru SMPN 2 Pakem, serta pengawas SMA/SMK. Keikutsertaan peserta dari berbagai satuan dan jenjang pendidikan tersebut mencerminkan pentingnya ruang belajar bersama untuk membangun pemahaman yang lebih komprehensif mengenai inovasi pembelajaran.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Taufan Restuanto, S.Pd., M.Si. Kehadiran pimpinan sektor pendidikan tersebut menjadi bagian penting dari upaya membangun sinergi antara komunitas pendidikan, satuan pendidikan, dan pemangku kebijakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di Kabupaten Bondowoso.

Hal yang menarik dalam kegiatan tersebut adalah keterlibatan Kepala SDN Dabasah 3 Bondowoso, Ely Yulianti, M.Pd., yang merupakan bagian dari Relawan Pendidikan Bondowoso. Keterlibatan ini menjadi titik strategis (standing point) bagi penguatan hubungan antara komunitas pendidikan dan satuan pendidikan.

Kolaborasi antara RPB, pendidik, pengawas, dan Dinas Pendidikan juga membuka peluang bagi berkembangnya ekosistem pendidikan yang lebih partisipatif. Inovasi tidak hanya lahir dari kebijakan formal, tetapi juga dapat tumbuh melalui inisiatif komunitas yang konsisten membangun ruang diskusi, pelatihan, dan pertukaran pengalaman.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, workshop pendidikan yang digelar RPB di SDN Dabasah 3 Bondowoso diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, melainkan menjadi bagian dari gerakan berkelanjutan untuk memperkuat kualitas pembelajaran dan memajukan pendidikan di Kabupaten Bondowoso.

Pewarta & editor : Tim Pembersatu

You may like these posts:

No comments:

Post a Comment